Tuesday, June 19, 2012

Upheaval Chapter 4

N.B.:
1. cerita ini hanyalah karangan dan tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli para pemeran
2. bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia , tidak ada penerjemahan

Sarah pun berjalan menuju kamar inap, di perjalanan,ia bertemu Heni dan Uty...
Sarah: Tante, tante kok nangis??? Uty kenapa?
Heni: Eh, nak Sarah, Uty tak tertolong lagi...
Sarah: Hah? dia korban penyakit itu juga??
Heni: Iya nak,aku tak pernah menyangka anakku akan pergi secepat ini...
Sarah: Sabar , tante....
Heni: Ngomong ngomong kamu ada perlu apa ke rumah sakit ini???
Sarah hanya terdiam membisu.
Heni: Kamu mau kunjungi Uty ya??? sekarang pulanglah, nak Sarah, Uty tidak akan berada di sini dalam waktu yang lama lagi.....Atau jangan jangan nak Sarah juga kena ya?

Sarah terdiam , lalu lekas berlari ke kamar inapnya hingga Heni terheran heran, setelah itu ia langsung ke kamar mandi yang terdapat di kamar tersebut, ia mengunci diri dan masuk ke dalam pancuran,membuka shower, lalu ia jongkok dan melipat kedua lututnya. Tangannya mendekap lututnya erat. Pada saat itulah Sarah berteriak amat keras dan menangis seenggukan. Rasanya ia ingin sekali berada di pancuran itu lebih lama, bila perlu 9 jam sisa hidupnya itu ingin ia habiskan di bawah pancuran itu (parah). Setelah puas ia menangis, ia menutup shower dan mengelap badannya yang mulai kemerahan, ia pun bercermin, melihat bekas luka di jari tangannya yang baru saja digigit kelinci putih lucu itu, tiba tiba, setetes darah jatuh dari matanya.ia segera mengambil tisu dan mengelap tetesan darah itu,lalu ia lekas berbaring di ranjangnya.

Sementara Iras terus mencari Sarah, semakin panik karena ia tak ada di hotel.Ia melihat foto mereka saat masih berdua, Tak terasa air mata Iras menetes.Kembali ke rumah sakit, Mega sedang menemani Laras untuk check up, Mega kaget tiap melihat jendela jendela kamar yang dilewatinya. Di tengah jalan, Mega bertemu Opie yang sedang kewalahan menangani para pasien.
Opie: Minggir, jangan halangi jalanku....
Mega: Please,dok, ini kakak saya demam gak sembuh sembuh...
Opie: Masalahnya sekarang ini banyak sekali pasien yang harus ditangani...
Mega: tapi....Ini genting, Dok....
Opie: Iyalah, sekamar ya kalian sama satu pasien, penderita penyakit yang sama juga...
Mega: Gimana,Ras???
Laras: Yaudah, daripada harus di luar....
Opie: Umurnya juga nggak bakal lama lagi...
Mega: Yaudah... Gak apa apa kan Ras?
Laras: Bego lu!
Mega: Apaan sih? daripada kamu tidur di luar....
Laras: Iyalah....
Opie: Masuk aja ya , ke kamar 29 (nomor yg plg #cetingtong benci)
Mega: Oke...

Mega dan Laras masuk dan kaget melihat pasien yang sedang tertidur, tubuhnya semakin merah,berkali kali ia mengatakan sakit, ia kesakitan....sesekali darah segar menetes dari tubuhnya...
Laras: nggak mungkin, jadi seperti itu aku nanti??? Seperti pasien itu....
Mega: Ya kurang lebih lah....
Laras: Bego! bukan kurang lebih! tapi pasti!!
Mega: Jangan ribut lagi.... Lagi pengin tenang tu orang....
Laras: ahh paling bangunnya juga bentar aja terus tidur lagi, untuk selamanya....

Pasien itu berbalik badan dan....
Mega: HUAAAA!!!! ZOMBIE!!!!!
Laras: MEGA!!!! bego banget kamu! itu....Apa????Itu kan.....
Mega: Siapa????
Laras: Itu kan,..... itu kan Sarah..... Aku hampir tidak mengenalnya...
Mega: Astaga, Sarah kena juga???
Sarah: heboh kali sih kalian....
Laras langsung membelakangi Mega karena ketakutan...
Sarah: Ya sudah, kalian berdua juga enggan melihatku....
Mega: Tak seburuk itu,Sar....Laras nggak tega lihat kamu...
Sarah: Kenapa memangnya???
Laras: Sar,...badanmu berdarah semua......
Sarah: Iyalah, namanya juga tinggal kurang dari 9 jam lagi...Itupun kalau masih sanggup aku....
Mega: Gimana sih,Sar, kok bisa kamu jadi begini??
Sarah: Ceritanya panjang, entah sempat nggak....
Laras: Sampai segitunya.... cepetan cerita....
Sarah pun menceritakan semuanya.
Laras: Tenang aja Sar, kami pasti menemanimu....
Mega: Soalnya ka Laras yang akan nginap di sini....
Laras: WOI! oon kali kamu, gak usah polos kali ya....
Sarah: Ya tidak apa apa, Laras tidak perlu menunggu lama...
Laras: Jangan bilang gitu Sar....
Sarah: Ya sudah, aku dari tadi tidak bisa tidur...Badanku sakit semua...
Laras: Tahan ya , sakitnya....
Mega: Setidaknya saya sudah dapat datanya....
Laras: whiewwww.....

Sementara, Kinan yang sibuk mencari kelinci putih itu menjadi sangat panik. Namun ia teringat akan Mega, ia langsung meluncur ke rumah sakit karena ia tahu Laras, kakaknya sedang mengidap penyakit tersebut.di tengah jalan, ia menabrak seorang laki laki. Kinan: Lihat lihat dong!!!
Iras: Maaf, maaf.....
Kinan: Iya, kamu mau ke mana??
Iras: lagi cari pacar.....eh, mantan maksudku
Kinan: sama aku aja lagi....
Iras: ehm, maaf,aku ingin kembali lagi padanya....
Kinan: Oh, selamat mencari.....

Kinan terus melangkah menuju rumah sakit, sementara di kediaman Ratu, salah satu warga RRC...
Ratu: Hmmm, membaca majalah memang kegiatan paling asyik.
Tiba tiba ada seekor kelinci putih menghampirinya.
Ratu: Hai, kelinci yang lucu.... Boleh nggak kita berteman??
Kelinci itu melompat lompat kegirangan.
Ratu: Asik... Sekarang aku namai kamu siapa ya??? Hmmm, Gimana kalau akun namai Lily??? bunga lili kan cantik kayak kamu.....

Ratu pun mulai memelihara kelinci itu...

to be continued

No comments:

Post a Comment